Prodi PBSI Kembangkan Majalah Berbasis Lokalitas, Lailatul: Lokalitas Kumoring Pendukung Utama

  • Whatsapp

OKU TIMUR, MIDOR.CO – Pentingnya kesadaran Kumoring, Pesantren dan Transmigrasi sebagai subjek gerakan lietrasi digital pada Kabupaten OKU Timur.

Membuat Program Studi (Prodi) PBSI STKIP Nurul Huda Sukaraja menggelar Workshop Pembinaan Majalah Sekolah Berbasis Lokalitas. Kegiatan ini menghadirkan pembicara berkompeten sesuai
bidangnya masing-masing, Sabtu (21/11/2020).

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) STKIP Nurul Huda Lailatul Fitriyah, SS MPd mengatakan, OKU Timur merupakan salah satu daerah terkemuka di Provinsi Sumatera Selatan.

Bahkan OKU Timur juga kaya akan sumber daya sosial kultural Kumoring, pesantren dan transmigrasi.

“Sumberdaya lokal atau lokalitas itu telah mengemuka pada STKIP Nurul Huda sejak tahun 2015. Untuk itu melalui HMPS PBSI d!ketengahkan sebagai tema seminar dalam rangka memperingati Bulan Bahasa,” terangnya.


Lokalitas Kumoring sambungnya, termasuk dalamnya dunia pesantren dan transmigrasi OKU Timur.

Oleh karena itu, sangat berpotensi untuk d!kembangkan dengan keungulan yang d!milikinya.

Penguatan lokalitas terkait Kumoring ini, pada STKIP Nurul Huda semakin maju dengan langkah masuknya secara eksplisit kedalam visi dan misi Prodi PBSI STKIP Nurul Huda sejak tahun 2017.

Masuknya lokalitas Kumoring ini justru menjadi pilar utama pendukung peningkatan akreditasi Prodi PBSI STKIP Nurul Huda dari C menjadi B.

Proses kualitatif seperti ini tentu saja memberi pesan yang semakin jelas. Bahwa langkah penguatan lokalitas Kumoring d! OKU Timur merupakan amanah kolektif.

“Semakin tumbuh kemauan kita ke Kumoring itu maka akan semakin tangguh pula kemampuan yang Allah berikan kearah itu. Termasuk konsentrasi studi dan penelitian dalam Prodi PBSI STKIP Nurul Huda juga mulai bergerak meluas dengan tematik lokalitas Kumoring ini,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Melalui Workshop ini, Ia berharap banyak hal yang dapat d!perolah oleh mahasiswa ataupun pelajar yang ikut dalam kegiatan ini.

“Setidaknya memahami bagaimana potensi lokalitas itu sebagai subyek yang memiliki peluang besar untuk d!kembangkan. Bahkan memberi dampak dalam sarana pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

Sementara, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBSI STKIP Nurul Huda sekaligus ketua panitia Dino menambahkan.

Tujuan Workshop ini ialah tumbuhnya media sosial SMA sederajat yang tangguh berbasis lokalitas OKU Timur.

Selain itu, usaha yang dapat d!peroleh adalah membina kemauan dan kemampuan redaksi Majalah SMA sederajat.

Serta menggerakkan literasi Kumoring, pesantren dan transmigrasi, memfasilitasi jaringan mahasiswa penulis teks local.

Kemudian katanya, memfasilitasi jaringan tim pengelola Majalah SMA sederajat, memfasilitasi jaringan gerakan guru menulis sekolah dan madrasah.

Serta memfasilitasi jaringan penulis teks Kumoring, pesantren dan transmigrasi serta memfasilitasi forum bersama penggerak literasi lokal pada sekolah dan madrasah.

Ia menambahkan, adapun materi workshop yaitu, digitalisasi lokal dan transformasi social dan teknik dasar membaca dan menulis teks.

Serta teknik dasar wawancara dan laporan langsung, teknik dasar menulis dan mengedit teks berita dan teknik dasar mengelola halaman facebook.

“Kita mendatangkan narasumber seperti Muhsin Azzahrawie selaku Ketua Lakpesdam PCNU OKU Timur, Himawan Bastari Penulis Buku Negeri Para Puyang, Muhammad Masrur Wartawan Metro TV. Serta Ade Rosad General Manager Prabumulih Pos (Sumeks Group dan Khusnatul Amaliah Kaprodi PTI STKIP NH,” pungkasnya. (asa/fs/01/inz).





Pos terkait