Rohmi klaim sudah dapat restu PPP maju Pilkada NTB

Lombok Timur, NTB (ANTARA) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, pihaknya meminta Partai PPP gubernur provinsi dan pejabat gubernur provinsi NTB menghentikan seluruh operasi pada 27 November.

“Alhamdulillah, Insya Allah Partai Progresif Rakyat akan melayani kami seperti biasa,” kata Umi Romi asal Timor Timur, Lombok.

Hasil pemilu Lok Sabha di India sedikit berbeda setelah Partai Bharatiya Janata terpilih menjadi anggota aliansi Romeo dan Juliet.

“Kami takut karena masuk koalisi. Kami Demokrat, partai politik, dan partai rakyat,” ujarnya.

Baca juga: Rohmi merupakan Kagubu Pilkada NTB namun tidak memberikan bantuan apa pun

Ummi Rohmi mengatakan, beberapa diskusi kelompok sudah selesai dilakukan namun tidak dilakukan dalam pembahasan Pilkada NTB dan ada persoalan serius.

“Kami tidak membuat kemajuan apa pun pada musim panas ini, tapi kami telah membuat beberapa kemajuan. Kami telah menyelesaikan (sebagian) pekerjaan itu,” kata Romy.

Untuk itu, telah dicapai kesepakatan menyeluruh pada masa jabatan Gubernur NTB tahun 2018 hingga 2023.

“Insya Allah kami akan datang lagi.”

Baca juga: Duet Zul-Rohmi menjadi pemenang Pilkada NTB 2024

Dickahu Romingjalila boleh saja melangsungkan pernikahan di sana, kata Umi Romi, meski Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyatakan telah menjalin hubungan provinsi dengan Pemkab Sumbawa Barat, namun urusan tingkat provinsi masih menjadi permasalahan yang harus mereka hadapi.

Pada bulan Juni tahun ini, calon presiden dari Partai Demokrat dari kelompok PPP NTB mengumumkan bahwa Partai Rakyat akan melawan Partai Romi-Filin. Tahun lalu, dalam Pilkada Ibu Kota Gerakan Perlawanan Nasional (NTB), masa jabatan gubernur dan gubernur akan segera berakhir, namun Rohmi-Firin memberi isyarat akan menyatukan partai, sedangkan PPP mengumumkan akan melakukan Kongres ke-3. dan Kongres ke-4 dibentuk untuk mengatasi krisis Kongres ke-7 yang diusulkan oleh PPP. Mereka dapat menawarkan 14 kursus.

Baca juga: Zulkieflimansyah diberi nama Romi untuk mendeklarasikan kekuasaan NTB



Tautan sumber