Megawati Ukapukan menyerahkan Penghargaan Jeddi Jury Zayed kepada Imam Bessar Azhar

Megawati sempat berbincang dengan Imam Menteri dan menyatakan kesediaannya membayar untuk hal tersebut. Kecuali dinyatakan lain, tidak seorang pun dapat menerima permintaan dari umat Islam dan harus membuktikan keimanan mereka kepada Imam Besa.

“Kami siap. Tapi kami juga berharap dunia bisa bersatu melawan epidemi ini,” kata Megawati.

“Kami mohon doanya bersama Pak Mega. Kami juga bersedia menerima doa Pak Mega. Kami bersedia menerima dan berterima kasih kepada Pak Mega,” kata Al Azhar Imam Besar.

Megawati berkata: “Oh, tidak. Kami hanya menerima usulan Imam Menteri.” Megawati pun berkata.

“Saya kira pengambil keputusan berada pada posisi yang lebih rendah (pengambil keputusan). Peran pengambil keputusan lebih penting. Kami percaya teori harus dipraktikkan,” kata Uskup Agung Imam.

Taiyib berkata: “Ibu Megawati telah membayar harga untuk ini. Saya lebih memilih menerimanya. Presiden Messier telah membayar harga untuk ini.”

Setelah kerja keras dan perjuangan, Imam Beset Azhar mengatakan, tak ada bedanya dengan dialog Megawati.

Untuk menutupi kemalangannya, Megawati mengenang pengalaman tragis tahun itu, mengatakan kepada Taiyib bahwa dia akan berhubungan seks dengan orang mati dan mencoba mengirim mereka ke neraka.

Sementara Imam Besar Al Azar menyapa Megawati dan membimbingnya.

Tautan sumber