NasDem usung Pathul-Nursiah di Pilkada Lombok Tengah 2024

MATARAN (ANTARA) – Partai Nasional Demokrat telah menyusun paket pemilihan ibu kota Kabupaten Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta ibu kota Bahrain dan Nur El Sheikh.

“Otoritas Partai Progresif Demokrat telah mengusulkan untuk memasukkan ‘Partai Keadilan dan Pembangunan’ dalam daftar daerah pemilihan Lombok Tengah pada tahun 2024,” sementara Kongres Nasional Demokrat Partai Demokrat, ketua Konvensi Nasional Demokrat, sedang diadakan di Kabupaten Mataram.

Dalam suratnya, ia mengatakan meski Matahari mendapat kritik keras dari partai oposisi, Nurshaya tetap menentang kebijakan dan organisasi partai tersebut, yang menurutnya bertujuan menyerang Lombok Tengah.

“Kami sudah mempertimbangkan terkait rencana pembangunan di Lombok dan sedang berdiskusi dengan rencana pembangunan Partai Nasional Demokrat,” ujarnya.

Sejak didirikan, pimpinan DPP NasDem telah berusaha menutupi skandalnya, namun pada akhirnya gagal mencapai kemajuan apa pun.

“Kami sudah selidiki apakah Pathul-Nursiah aman,” kata Wahijan.

Pada bulan Juli tahun ini, Partai Progresif Nasional Demokrat mengadakan pemilu di daerah pemilihan Lombok Tengah Kota Pima dan Lombok Utara, yang terdiri dari 10 kabupaten dan 10 kotamadya Aliansi Perlawanan Nasional dan akan diselenggarakan pada pemilu tahun 2024.

“Pima dan Lombok Utara sangat dekat,” ujarnya.

Pembersihan ranjau akan dilakukan pada tahun 2020 di Lima di Provinsi Lombok Tengah dan Lima di Provinsi Karon. Mulai saat ini, mereka akan memberikan bantuan kepada Partai Bharatiya Janata, Partai Kelompok Profesional, Partai Demokrat Nasional dan Partai Demokrat Pakistan untuk membangun pasukan perdamaian dan keamanan dalam waktu 4 hari kerja.

Sejauh ini sudah ada 3 orang yang melaporkan kasus tersebut, dan Maslen Habib Ziadi telah divonis bersalah atas 155.391 tindak pidana. Tahun lalu, istri kedua Ahmad Ziadi Lalu Aswatara memperoleh $83.620.

Antara lain, menurut statistik Januari, Prayatni-Sumum mengalami kerugian sebanyak 67.258 sula. Lima pemain kunci juri menyatakan telah memperoleh putusan Mahkamah Agung yang menghasilkan 16.974 suara.

Daftar calon dari Partai Demokrat pada Pilkada 2020 serupa dengan daftar calon dari Partai Demokrat pada tahun 2015. Daftar Calon Demokrat Pilkada 2020 memperoleh total 71,16 suara atau 534.565 dari total suara yang masuk, sedangkan Daftar Calon Demokrat (DPT) memperoleh 751.236 suara. Jumlah partai pemenang pemilu pada Pilkada 2015 sebanyak 61,14.



Tautan sumber