Demokrat instruksikan kadernya menangkan Zul-Uhel di Pilkada NTB

Mataram (ANTARA) – Partai Demokrat NTB menginisiasi pembentukan tim khusus penindakan Gubernur dan Pembantu Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), serta yang dibentuk di Picada, ibu kota NTB, mulai 27 November 2024. Suhaili FT dan Zul-Uhel.

Pimpinan Partai Demokrat NTB, Enoch Indra Jaya Usman atau IJU, anggota partai yang menjabat di partai tersebut namun belum disebutkan namanya, dalam memberikan rekomendasi tersebut sangat menyarankan agar ia mengikuti pemilu dan menduduki jabatan Gubernur dan Gubernur. .

Partai Demokrat kini berkonfrontasi penuh dengan Partai Demokrat, para pemimpin Partai Demokrat, dan Partai Demokrat yang sudah sepenuhnya menyerah.

Baca juga: Zulkifli Mansia dan Suhaili dari Partai Demokrat menang dalam pemilihan dewan lokal Partai Gerakan Perlawanan Nasional tahun 2024

Partai Demokrat telah mengirimkan surat rekomendasi kepada dewan daerah anggota Partai Gerakan Perlawanan Nasional pada 27 November 2024. Ketua Komite Nasional Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, surat rekomendasi yang dimuat di kanal Youtube Menteri Partai Progresif Demokrat Jakarta itu belum dipublikasikan.

“Hari ini Partai Demokrat juga merekomendasikan kepada Dewan Perlawanan Nasional calon-calon kita, karena kita punya Zulkifli Man dan Suhaili,” Abdallah Hamdi mengamini.

Selama bulan suci Ramadhan, Gubernur mengimbau para pemuka agama untuk menjalankan ibadah 5 tahun dan menaati ketentuan NTB. Setahu saya, lima tahun lalu Zuki Freeman berkata, “Saya punya mimpi, yaitu saat Tuhan memberkati kita semua.”

Ia juga mengatakan, “Meskipun para legislator dan gubernur Partai Demokrat (RI) telah mencapai kemajuan dalam bidang politik, mereka tidak malu dengan tuntutan yang mereka ajukan lima tahun lalu, namun mereka menyerah. menjamin keamanan ekonomi dan kesehatan NTB.”

Baca juga: Pemilu NasDem 2024 akan dipilih melalui Pilgub NTB

Usai upacara Zulkifliman, AHY juga mengatakan akan menggelar upacara Suhaili Foote karena itu merupakan salah satu dari dua ibadah yang dilakukannya untuk wilayah Lombok Tengah.

Suhayri juga sangat frustasi. Meski kerja sama di antara mereka belum tentu berhasil dalam persaingan politik dan demokrasi Indonesia, namun akan membuat mereka tetap tenang dan fokus dalam skala yang lebih besar, kata AHY.

Setahu saya, AHY sempat mencoba menyetorkan uangnya ke bank, namun pihak bank menolak dan mengeluarkan cek ke Bank NTB pada 27 November 2024.

“Insya Allah kita bisa menyerahkan kewenangan gubernur dan gubernur kepada Dewan Pariwisata Nasional agar kita bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari sebelumnya.”

Baca juga: Duet Zul-Suhaeli melantik Uskup Agung NTB 2024
Baca juga: LSI: Zulkieflimansyah menjalani sidang agama di Pilkada NTB



Tautan sumber