Pemahaman baru Kajali Rahmandau mengenai Konvensi PBB Menentang Kejahatan Transnasional

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO-Undang-undang baru tersebut akan diterima oleh masyarakat daerah (Pemkab) dari masyarakat negara (Kajari) dan penerapannya akan dimulai pada Senin, 11 Juli 2024.

Calgary baru bertempat di rumah Pusat Pelayanan Terpadu Bukit Hibul Lamandau. Panitera Ramandau (Pj) dan Suryani mengatakan, keputusan tersebut diambil oleh tim FKPD dan OPD di menit-menit terakhir.

Instruktur (Pj) Lamandau Lilis Suriani (dan lainnya di antara kami) mengatasi kesulitan kami dan mengambil lompatan untuk menerima Kajari Lamandau.

Di tengah hal tersebut, Pj Lilis Suriani mengatakan, Dr Lamandau mengatakan Kajari baru tetap menjadi orang terhormat. Sebelumnya kita harus menunggu musuh menyerang.

“Kami semua yakin ini adalah tanggung jawab Pasukan Keamanan Kabupaten Laman,” katanya.

Namun di saat yang sama, kemunculan Lamande juga menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan polisi. Dengan peluncuran kartu baru, masyarakat mulai menganggapnya serius dan terus mencari solusi yang lebih baik.

“Bagi daerah pedesaan dan masyarakat di La Mancha, uang ini merupakan pengeluaran yang besar bagi kami. Di sektor komersial, akuisisi dan pelayanan publik lebih sulit, “yang menyebabkan banyak perusahaan menghadapi kebangkrutan”.

Selain itu, Pj Lilis Suriani memfasilitasi pengunjung Taman Lamandau dan menyediakan segala fasilitas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan fungsional Taman Lamandau.

“Kami sudah menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Laman bahwa kami akan semakin memperkuat praktik dan keamanan KKN,” ujarnya. (bib/hnd)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO-Masyarakat daerah (Pemkab) akan menerima Undang-undang Negara (Kajari) yang baru dan penerapannya akan dimulai pada Senin, 11 Juli 2024.

Calgary baru bertempat di rumah Pusat Pelayanan Terpadu Bukit Hibul Lamandau. Panitera Ramandau (Pj) dan Suryani mengatakan, keputusan tersebut diambil oleh tim FKPD dan OPD di menit-menit terakhir.

Instruktur (Pj) Lamandau Lilis Suriani (dan lainnya di antara kami) mengatasi kesulitan kami dan mengambil lompatan untuk menerima Kajari Lamandau.

Di tengah hal tersebut, Pj Lilis Suriani mengatakan, Dr Lamandau mengatakan Kajari baru tetap menjadi orang terhormat. Sebelumnya kita harus menunggu musuh menyerang.

“Kami semua yakin ini adalah tanggung jawab Pasukan Keamanan Kabupaten Laman,” katanya.

Namun di saat yang sama, kemunculan Lamande juga menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan polisi. Dengan peluncuran kartu baru, masyarakat mulai menganggapnya serius dan terus mencari solusi yang lebih baik.

“Bagi daerah pedesaan dan masyarakat di La Mancha, uang ini merupakan pengeluaran yang besar bagi kami. Di sektor komersial, akuisisi dan pelayanan publik lebih sulit, “yang menyebabkan banyak perusahaan menghadapi kebangkrutan”.

Selain itu, Pj Lilis Suriani memfasilitasi pengunjung Taman Lamandau dan menyediakan segala fasilitas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan fungsional Taman Lamandau.

“Kami sudah menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Laman bahwa kami akan semakin memperkuat praktik dan keamanan KKN,” ujarnya. (bib/hnd)

Tautan sumber